Paduan Desain Kontemporer dengan Gaya Tradisional

Desain kontemporer merupakan desain yang disebut lebih kekinian. Desain ini berbeda dengan desain modern. Karena desain modern berawal sekitar abad ke 20 saja. Sementara desain kontemporer lebih dinamis dan tidak dibatasi waktu.

Meskipun ada banyak desain, namun tidak ada salahnya jika menggabungkan beberapa desain. Seperti misalnya memadukan desain kontemporer dengan gaya tradisional. Berikut paduan bangun rumah kontemporer dengan tradisional yang bisa Anda coba. Atau anda juga bisa menggunakan jasa kontraktor rumah untuk membangun rumah kontemporer anda.

 

  1. Penggunaan perabot

Kita bisa menggunakan perabot tradisional untuk memadukannya dengan desain kontemporer. Misalnya perabot kayu berwarna cokelat keemasan, warna abu-abu muda, atau karpet motif tradisional. Contoh perabot tersebut sangat cocok dipadukan dengan desain kontemporer.

 

  1. Warna cat dinding

Selain perabot, pemilihan warna cat dinding juga bisa mendukung paduan bangun rumah kontemporer dengan tradisional. Pilihlah warna netral hingga cenderung gelap untuk menghasilkan paduan yang tepat. Misalnya warna abu-abu, biru grecian, dan juga cokelat tua. Warna-warna tersebut wajib Anda coba untuk memberikan kesan kontemporer namun tetap tradisional.

 

  1. Motif dan pola

Karena warna dinding yang digunakan sudah netral, maka kita bisa lebih bermain pada motif maupun pola hiasan interior. Seperti hiasan dan perabot dengan motif ramai, etnik, garis yang jelas, dan lain sebagainya. Motif-motif ramai tetap aman digunakan untuk desain kontemporer. Untuk menambah kesan tradisional, bisa menambahkan lukisan, patung, atau hiasan etnik lainnya.

 

  1. Hal yang harus dihindari

Jika kita ingin bangun rumah kontemporer dengan paduan gaya tradisional ada beberapa hal yang perlu dihindari. Pertama adalah hindari warna-warna yang cerah.

Sebaiknya hindari warna seperti merah, pink, orange, kuning, dan warna cerah lainnya. karena akan mengurangi kesan desain kontemporer.

Kedua, hindari pula kesan feminim pada segala perabot maupun warna. Ketiga sebaiknya kita juga tidak memakai tampilan yang minimalis.

Demikianlah beberapa tips memadukan bangun rumah kontemporer dengan tradisional. Desain kontemporer memang lebih mudah dipadukan dengan beragam desain atau gaya lainnya. Sehingga kita tidak perlu takut untuk menambahkan beberapa elemen didalamnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *